1. People are often unreasonable, irrational, and self-centered. Forgive them anyway.

    If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives. Be kind anyway.

    If you are successful, you will win some unfaithful friends and some genuine enemies. Succeed anyway.

    If you are honest and sincere people may deceive you. Be honest and sincere anyway.

    What you spend years creating, others could destroy overnight. Create anyway.

    If you find serenity and happiness, some may be jealous. Be happy anyway.

    The good you do today, will often be forgotten. Do good anyway.

    Give the best you have, and it will never be enough. Give your best anyway.

    In the final analysis, it is between you and God. It was never between you and them anyway.

    — Mother Teresa
     

  2. aaa.. this’s cool!! yay #throwback signed, sealed, delivered :)

     
     

  3. ilustrasinya ~

    (via teenagepics)

     


  4. Sepertinya alasan pungguk tidak pernah mendapatkan bulan adalah karena ia hanya sekedar merindukan, tidak berdoa dan mengusahakan.
    — (via kuntawiaji)

    (via nvidyayuniarti)

     


  5. Bertahanlah ketika kamu mengenal seseorang yang dengannya kamu merasa menjadi lebih baik, lebih sabar, lebih menghargai hidup, lebih berpikir positif padahal dia tidak pernah mengatur-mengatur atau menyuruhmu untuk berubah.
    — 

    @andinavika

    (via kurniawangunadi)

    (Source: andinavika, via nvidyayuniarti)

     


  6. Ketika pengen nonton konser tapi gada partner yg available -,- ahsudahlah :(

     


  7. Pemimpin itu ada yg jago Ber-retorika
    Ada pula yg kritis dalam menganalisa
    Bahkan banyak yang tajam dalam menggoreskan pena
    Ada jg yang dipuja karena sederhana
    Atau yang sekedar dekat dengan warga

    Itulah Pemimpin, tak wajib sesempurna idealita, ketika tak terpenuhi satu atau dua, tentu bukan pembenaran utk kita mencelanya
    Maka, jika ini perlu, berilah ia masukan secukupnya.

    Pernahkah kita berpikir kearah sana?

    — Ajat Santoso (via mandalawangi)
     


  8. Rasa

    Tak diungkap, namun terungkap

    Tak disapa, namun tersapa

    Tak dituju, namun tertuju

    Tak dilihat, namun terlihat 

    Tak dilarut, namun terlarut

    Pernahkah kau menerka?

    Psstt.. 

    Mungkin ini soal ‘rasa’

    Adakala semut sampai berpaling dari gula

    Mestinya rasa itu sedang manis semanis manisnya

    Adakala melepehkan adalah pilihan terbaik

    Ternyata rasa itu pahit 

    Kadang ia begitu candu

    Kau tak mengelak untuk mencintainya

    Kadang ia begitu hambar

    Kau tak sudi mengecapnya

    'rasa' ia membuat kau merasa

    Beruntung ia hadir berbeda beda

    Jikalau sama, maka peruntungan kau yang menentukan.

    Tak dirasa, namun terasa. 

    Bekasi, 5 Agustus 2014

     


  9. Ice Cream

    I just need a scoop of green tea ice cream to calm my mind.

    Aku adalah penggila jenis makanan dingin satu ini, yang seketika lumer waktu dilahap. Ice cream, green tea itu menu favoritku. Aku suka green tea, sangat suka.. ini karena aku jatuh cinta pada rasanya yang menenangkan hati. Rasanya yang begitu candu, 

    Akhir - akhir ini aku juga suka rasa strawberry mint, bukan tanpa alasan. memang yang satu ini cukup pandai memanjakan lidah. Tak hanya itu, terkadang kita menyukai sesuatu karena cerita atau memori di belakangnya. Ya, mungkin sajaa, ini karena aku pernah jatuh cinta pada… yang menghadirkan rasa ini dalam hidupku. Ahahaha.. mungkin ini hanya gurauanku saja. 

    Sesungguhnya, aku mengagumi dia yang menciptakan ice cream. Mungkin kata terimakasih belum cukup untuk semua rasa yang berhasil jadi obat bius pas lagi banyak masalah. 

    Terimakasih Ice Cream~

     


  10. Sejauh mana mampu melangkah, Setangguh apa menghadapi badai, Hanya kamu yang tahu pasti bagaimana membangkitkan dirimu dari rasa pesimis dalam diri.
    — Self-talk
     


  11. Aku bukan menunggu seseorang yang mampu menyembuhkan lukaku, aku menunggu seseorang yang mampu membahagiakan hingga aku lupa kalau sedang terluka.
     


  12. There was a time..

    There was a time when someone was so kind and interesting

    When his words were sweet, romantic and softly touch your heart

    When every chat made you smile without knowing the reason

    When the greetings warmly came every morning 

    When his letters so beauty and you captured each of the letters

    There was a time when hope and love was growing

    When the feeling was getting deeper

    When love songs was easily changing your mood 

    There was a time when everything was exciting

    Then all of it went so wrong….

    When the lovely words turned into a thunder 

    When the conversation turned into a sword that crush the heart

    When every second is a disaster

    When there’s no hope anymore

    When the sweet love just like a trash

    When the love turns to pain, you can’t deny

    When the tears fall down like a waterfall, you can’t wipe 

    There will be a time when you realize this is life

    Something that you have to fight for

    You have to move on and make it worth living again

    When your head up and your heart stronger

    There will be a time when you find a true love

    Bekasi, August 1, 2014

     


  13. terlarutku dalam keheningan 

    angin berhembus seakan berbisik isyarat

    hujan turun melenyapkan air mata

    kabut hilang seakan menghadirkan cahaya

    bayanganmu terukir dilangit

    begitu saja sirna tertutup awan kelabu

    bintang bersinar di angkasa

    seperti harapan yang tumbuh subur 

    pertemuan bukan tanpa alasan

    berkali - kali meyakinkan diri 

    namun dimataku hanya terukir garis lurus

    tak mampu menerjemahkan jawabannya

    menunggu, sejatinya ini layak kusebut proses

    kolaborasi usaha dan doa

    ketulusan dan keikhlasan yang kelak menentukan

    adakah terbayang apa yang terjadi nanti ?

    aku sadar, berkompromi dengan waktu tak pernah mudah. 

    Bekasi, 28 Juli 2014

    Bermula dari pertemanan eratku dengan gitar malam ini.

     


  14. kisah rahasia, akumulasi huruf dari tarian jemariku beberapa bulan yang lalu. tak seorangpun tahu soal ini, hanya diriku dan Dia. buah kisah cinta, bahagia, sedih, ya semua soal hari yang kulalui sejak september lalu, ketika semua berawal. pergumulan, asumsi, pengalaman yang sah sah saja untuk ku curahkan dalam lembaran word, aku tak pandai menulis, aku hanya tak mampu menolak tuntutan hati untuk meluapkan semua yang ditanggungnya. aku sendiri tak menyangka lembar kertas terus bertambah bahkan melebihi jumlah laporan kuliah yang biasa kubuat. 

    setiap kisah punya akhir, entah senang, sedih atau apapun. namun kisah ini usai sudah. 

    wahai kisah, tuanmu sebegitu payahnya, belum mampu menyelesaikanmu, walau ia tahu kisahmu usai. doakan saja agar ia mampu meneruskannya. 

    meski usai, tetaplah menanti. 

    toh tak ada yang menjamin, akankah tetap pada kisah ini dengan episode yang berbeda dilain waktu dengan tokoh yang sama. atau dengan kisah yang berbeda dengan tokoh yang berbeda pula. 

    hanya Tuhan yang tahu.. kita mungkin tak bersama, tapi bisa saja kita masih saling mendoakan :)

     


  15. Proses adalah bagian terpenting, siapa yang setia pada proses akan menuai kebahagiaan.